Gaya Penulisan Proposal Permohonan Dana

Tidak semua orang berbakat menulis seperti Shakespeare, dan bagi mereka yang tidak terbiasa menulis dokumen panjang tentu hal ini merupakan hal yang mengerikan. Maka carilah masukan/pendapat tentang tulisan anda dari orang lain.
keuangan LSM

Sekarang anda telah mengerti apa saja yang dibutuhkan untuk menulis sebuah proposal, tetapi bagaimana anda menulis dokumen supaya tidak ditolak setalah dibaca beberapa baris? Tidak semua orang berbakat menulis seperti Shakespeare, dan bagi mereka yang tidak terbiasa menulis dokumen panjang tentu hal ini merupakan hal yang mengerikan. Tetapi, jangan khawatir, anda tidak perlu takut.

Nasehat pertama adalah BUATLAH PROPOSAL ANDA SEDERHANA. Jangan memakai kata-kata yang terlalu berbunga-bunga.

Nasehat kedua adalah PASTIKANLAH PROPOSAL ANDA TELAH DIPERIKSA OLEH ORANG YANG AHLI DALAM PENULISAN BERBAHASA INGGRIS. Orang tersebut harus menguasai tata bahasa dan ejaan dengan baik, misalnya jurnalis atau guru Bahasa Inggris.

Nasehat ketiga yang sangat penting adalah INGAT bahwa semua yang anda lakukan dalam menulis proposal adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Siapa anda?
  • Apa yang anda kerjakan sekarang?
  • Apa yang ingin anda lakukan?
  • Mengapa proyek ini penting untuk dilakukan?
  • Apa yang anda perlukan untuk mengerjakannya?
  • Apa yang bisa dilakukan lembaga donor untuk membantu anda?

Ketika anda siap menulis proposal, ingatlah beberapa hal dibawah ini:

Tidak semua orang berbakat menulis seperti Shakespeare, dan bagi mereka yang tidak terbiasa menulis dokumen panjang tentu hal ini merupakan hal yang mengerikan. Maka carilah masukan/pendapat tentang tulisan anda dari orang lain.

Saran-saran tambahan

Sebelum anda mulai menulis, buatlah kerangka proposal anda, ini dapat berfungsi sebagai petunjuk bagi anda dalam membuat urutan dan struktur dokumen. Kerangka ini juga mencerminkan rangka naskah akhir yang mencakup beberapa gagasan seperti:

  • Kalimat utama yang menunjukan pesan utama yang ingin anda sampaikan.
  • Pengantar yang anda buat.
  • Sub-judul yang revelan berada dalam urutan yang teratur.
  • Poin-poin utama dan informasi yang diperlukan tiap paragraf/sub-judul yang mendukung argumen utama anda.
  • Kesimpulan.

Berikut ini adalah beberapa saran tentang bagaimana memulai penulisan proposal:

  • Mulailah dengan menulis naskah pertama anda, biarkanlah mengalir, jangan menyuntingnya. Anda hanya perlu berkonsentrasi untuk mengeluarkan gagasan-gagasan anda ke atas kertas, selesaikanlah tulisan pertama anda dan beristirahatlah.
  • Kembalilah membaca tulisan pertama anda. Perbaikilah. Kemudian ingatlah apa yang menjadi tujuan anda – apakah masih tetap sama? Apakah anda bisa mempertahankannya bila anda terus mengikuti cara penulisan seperti dalam naskah pertama anda?
  • Kerjakanlah kembali naskah anda sehingga menjadi konsep yang lebih kuat. Hapuslah hal-hal yang tidak anda perlukan. Tambahkanlah hal-hal yang sekiranya diperlukan. Periksalah dokumen anda untuk koreksi tata bahasa dan ejaan, ubahlah jika perlu.
  • Carilah masukan/pendapat tentang tulisan anda dari orang lain.
  • Buatlah tulisan anda menjadi lebih kuat dan enak dibaca dengan cara menyuntingnya. Hal ini berarti anda harus menempatkan diri sebagai pembaca.
  • Berikanlah dokumen tersebut kepada orang lain untuk dibaca, diperiksa dan disunting untuk mendapatkan hasil akhir yang sempurna. Anda harus sudah membacanya berulang kali, dan dengan demikian memang sangat penting untuk mendapatkan seseorang yang ahli dalam Bahasa Inggris untuk memeriksa tulisan anda.

Untuk mendapat penjelasan lebih lanjut tentang saran-saran penulisan, bukalah http://www.civicus.org dan klik pada bagian ‘Menulis Secara Kuat dan Efektif’ (‘Writing Effectively and Powerfully’). Dalam situs itu anda akan menemukan banyak hal yang dapat memberikan inspirasi.

Disarikan dari buku: Buklet Penulisan Proposal (Buklet 2 dari 11 Seri Pengerahan Sumber Daya), Penulis: Nina Doyle, Halaman: 17-19.

Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua…Silahkan Share.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s